5 Sumber Energi Terbarukan

Daftar 5 tipe sumber energi terbarukan di Indonesia yang layak dikembangkan untuk mencukupi keperluan energi di Indonesia.Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi energi terbarukan (renewable energy) yang benar-benar melimpah. Sayangnya sumber-sumber energi terbarukan berikut belum dimanfaatkan secara maksimal.

Energi terbarukan adalah sumber energi yang cepat dipulihkan kembali secara alami, dan prosesnya berkelanjutan. Energi terbarukan dihasilkan dari sumberdaya energi yang secara alami tidak akan habis lebih-lebih konsisten jikalau dikelola dengan baik. Energi terbarukan sering disebut juga sebagai energi konsisten (sustainable energy).

Konsep energi terbarukan menjadi dikenal di dunia terhadap era 1970-an. Kemunculannya sebagai antitesis terhadap pengembangan dan penggunaan energi berbahan fosil (batubara, minyak bumi, dan gas alam) dan nuklir. Selain bisa dipulihkan kembali, energi terbarukan dipercayai lebih bersih (ramah lingkungan), aman, dan terjangkau masyarakat. Penggunaan energi terbarukan lebih ramah lingkungan karena bisa mengurangi pencemaran lingkungan dan rusaknya lingkungan di banding energi non-terbarukan.

Jenis sumber energi terbarukan (renewable energy) yang dimiliki Indonesia memadai banyak. Jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik dipercayai bisa menggantikan energi fosil. Contohnya saja saat ini sudah mulai banyak PJU solar cell di berbagai jalan-jalan di Indonesia. PJU solar cell ini sudah mudah dibuat, apalagi dengan adanya berbagai perusahaan yang menawarkan jasa pembuatannya, seperti Inaport. inilah daftar 5 sumber energi terbarukan di Indonesia yang bisa dimanfaatkan.

1. Biofuel

Biofuel atau bahan bakar hayati adalah sumber energi terbarukan bersifat bahan bakar (baik padat, cair, dan gas) yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Sumber biofuel adalah tanaman yang punya persentase gula tinggi (seperti sorgum dan tebu) dan tanaman yang punya persentase minyak nabati tinggi (seperti jarak, ganggang, dan kelapa sawit).

2. Biomassa

Biomassa adalah tipe energi terbarukan yang mengacu terhadap bahan biologis yang berasal dari organisme yang hidup atau belum lama mati. Sumber biomassa antara lain bahan bakar kayu, limbah dan alkohol. Pembangkit listrik biomassa di Indonesia seperti PLTBM Pulubala di Gorontalo yang pakai tongkol jagung.

3. Panas Bumi

Energi panas bumi atau geothermal adalah sumber energi terbarukan bersifat energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam bumi. Energi panas bumi dipercayai memadai ekonomis, berlimpah, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Namun pemanfaatannya tetap terkendala terhadap teknologi eksploitasi yang hanya bisa menjangkau di sekitar lempeng tektonik. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang dimiliki Indonesia antara lain: PLTP Sibayak di Sumatera Utara, PLTP Salak (Jawa Barat), PLTP Dieng (Jawa Tengah), dan PLTP Lahendong (Sulawesi Utara).

4. Air

Energi air adalah salah satu alternatif bahan bakar fosil yang paling umum. Sumber energi ini didapatkan dengan pakai energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki air. Sat ini, sekitar 20% konsumsi listrik dunia dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Di Indonesia saja terdapat puluhan PLTA, seperti : PLTA Singkarak (Sumatera Barat), PLTA Gajah Mungkur (Jawa Tengah), PLTA Karangkates (Jawa Timur), PLTA Riam Kanan (Kalimantan Selatan), dan PLTA Larona (Sulawesi Selatan).

5. Angin

Energi angin atau bayu adalah sumber energi terbarukan yang dihasilkan oleh angin. Kincir angin digunakan untuk menangkap energi angin dan diubah jadi energi kinetik atau listrik. Pemanfaat energi angin jadi listrik di Indonesia udah dikerjakan seperti terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTBayu) Samas di Bantul, Yogyakarta.

Related Posts

About The Author

Add Comment