Ada 7 Hal yang Bisa Membuat Umroh Anda Jadi Tidak Sah


Ibadah umroh merupakan alur kesibukan ibadah yang sama bersama dengan ibadah Badal Haji. Pusat kesibukan ibadah ini dilaksanakan di Masjidilharam, Kota Mekah. Perbedaan haji dan umroh terletak terhadap rukun yang harus dilaksanakan. Umroh tergolong ke di dalam ibadah sunah. Secara syariat, umroh mampu diambil kesimpulan sebagai pelaksanaan ihram, tawaf, dan sai saja.
Ada lebih {dari satu} perihal yang mengakibatkan ibadah umroh yang dijalani jadi tidak sah. Hal-hal tersebut supaya tetap diperhatikan bersama dengan baik demi melindungi ibadah umroh yang sah. Berikut 7 perihal yang mampu mengakibatkan umroh jadi tidak sah.
Tidak Melakukan Ihram
Ihram menurut makna ilmu fiqih berarti niat untuk megerjakan umroh. Setelah melakukan ihram, maka semua perihal yang membatalkan ibadah umroh terlarang untuk dikerjakan. Tidak melakukan ihram terhadap kala melakukan umroh, bakal mengakibatkan alur kesibukan yang dijalani kala umroh jadi tidak sah.
Meninggalkan Tawaf
Tawaf jadi keliru satu rukun umroh yang tidak boleh ditinggalkan. Kegiatan tawaf dilaksanakan bersama dengan langkah memutari bangunan Kakbah selama 7 kali. Sebelum melakukan tawaf, tersedia beberap syarat yang harus dipenuhi oleh jamaah umroh. Tidak mencukupi syarat, apalagi meninggalkannya bakal mengakibatkan ibadah umroh jadi tidak sah.
Meninggalkan Sai
Sai dilaksanakan bersama dengan langkah berjalan kaki atau berlari-lari kecil berasal dari Bukit Safa ke Bukit Marwa dan sebaliknya sebanyak 7 kali. Dalam melakukan sai, diperbolehkan di dalam situasi yang tidak suci, layaknya tidak berwudu dan masih di dalam jaman haid atau nifas. Sai terhitung terhitung ke di dalam rukun harus umroh, jika meninggalkannya, ibadah umroh terhitung bakal jadi tidak sah.
Tidak Melakukan bersama dengan Tertib
Tertib berarti melakukan semua rukun umroh secara berurutan. Rukun umroh sendiri terdiri berasal dari ihram, tawaf, dan sai. Jika tersedia rukun yang terlewat dilaksanakan atau dilaksanakan secara terbalik urutannya, maka ibadah umroh tidak bakal sah dan harus diulang kembali.
Tidak Melakukan Tahalul
Tahalul merupakan lambang berakhirnya ihram. Tahalul, secara lazim punya makna dihalalkan. Jadi, semua perihal yang dilarang kala ihram, telah halal dilaksanakan ulang sesudah melakukan tahalul. Tahalul sendiri dilaksanakan bersama dengan memotong sekurang-kurangnya 3 helai rambut. Meskipun bukan terhitung rukun umroh, tapi jika tidak melakukan tahalul dan tidak membayar dam yang ditentukan terhitung menjadikan ibadah umroh jadi tidak sah.
Ada Syarat yang Tidak Tepenuhi
Syarat utama untuk mengerjakan umroh adalah beragama Islam, baligh, berakal, merdeka, punya kemampuan, dan bagi wanita tersedia mahram. Satu saja syarat tersebut tidak terpenuhi, maka umroh yang dilaksanakan jadi tidak sah.
Dalam melakukan umroh terhitung terkandung rukun yang harus dilakukan. Masing-masing rukun tersebut terhitung punya syarat yang harus dipenuhi bisa dengan Travel Haji Umrah. Contohnya, terhadap ibadah tawaf, tersedia 7 syarat yang harus dipenuhi, layaknya suci berasal dari hadas, tidak tersedia najis terhadap badan dan pakaian, aurat yang tertutup, dimulai berasal dari daerah yang sejajar bersama dengan Hajar Aswad, mengiringkan Kakbah dan berjalan ke depan, dilaksanakan di di dalam Masjidilharam, dan dilaksanakan sebanyak 7 putaran.
Jika persyaratan tawaf tersebut ditinggalkan, baik sengaja atau tidak sengaja dan tidak diulang kembali, maka bakal mengakibatkan ibadah umroh jadi tidak sah.
Tidak Membayar Dam
Jika tidak melakukan rukun dan harus terhadap umroh, diharuskan membayarkan dam atau denda tertentu. Dam terhitung mampu dikenakan kepada jamaah umroh yang melanggar larangan terhadap kala ihram. Banyak type pembayaran dam yang dilakukan, keliru satunya adalah bersama dengan membayar fidyah. Tidak membayar dam terhitung bakal mengakibatkan ibadah umroh yang telah dilaksanakan jadi tidak sah.
Setelah jelas hal-hal yang mampu mengakibatkan ibadah umroh jadi tidak sah, maka tetap perhatikan larangan yang tersedia dan berhati-hati di dalam menjalankan alur ibadah umroh.

Related Posts

About The Author

Add Comment